Sate Ulat Sagu Kuliner Unik Dari Hutan Kalimantan
busymindthinking.com- Sate ulat sagu adalah makanan khas kalimantan yang berasal dari ulat sagu. Ulat sagu di dapat dari pohon sagu yang di potong dan di biarkan membusuk.
Dalam budaya papua,ulat sagu menjadi unsur penting dalam ritual perayaan oleh suku asmat. Sebuah ritual makanan di siapkan oleh suku kamoro dalam pemberian nama anak laki-laki.
Asal usul dan sejarah sate ulat sagu:
Sate ulat sagu telah menjadi bagian dari tradisi kuliner papua tengah selama berabad-abad.
Ulat sagu yang hidup di pohon sagu, telah lama ber fungsi sebagai sumber protein alternatif, terutama bagi masyarakat pesisir dan pedalaman.
Bahan-bahan:
– Ulat sagu secukupnya
– Tusukan sate secukupnya
– Sambal kecap
– Sambal kacang
– Acar
Cara membuat sate ulat sagu:
– Persis seperti pembuatan sate pada umumnya di mana langkah awal yang harus di persiapkan adalah
tusukan sate atau lidi serta bahan utamanya yaitu ulat sagu.
– Kemudian tusukkan beberapa ulat sagu pada tusukan sate
– Buat bumbu sate, baik itu bumbu saus kacang atau bumbu kecap serta acar timunnya sebagai pelengkap saji.
– Sate ulat sagu siap dinikmati.
Filosofi sate ulat sagu
Sate ulat Sagu di Papua adalah simbol hubungan harmonis manusia dengan alam, ke arifan lokal dalam memanfaatkan sumber daya, serta identitas budaya yang kaya akan gizi dan makna, menjadi makanan adat,sumber energi, dan simbol keberlanjutan yang diolah dari pohon sagu, tanaman sentral budaya Papua.
